Tampilkan postingan dengan label Repository UINJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Repository UINJ. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Desember 2017

Tulisan ini mencoba melihat dinamika sejarah Islam Indonesia modern melalui analisis karya-karya sastra. Dalam kaitan ini maka pendekatan fungsionalitas terhadap karya sastra akan membantu dalam memahami dinamika sejarah secara umum. Dengan berbagai kontroversi yang muncul mulai tahun 1930an hingga awal tahun 1960an sastra Islam berkembang dengan berbagai coraknya: dakwah dan romantisisme, satire agama dan politik dan ideologi sastra Islam. Sementara pada paruh kedua tahun 1950an hingga awal tahun 1960an merupakan periode penting di mana sastra Islam menjalankan fungsi politiknya yang sangat unik dengan menampilkan semangat perubahan. Untuk itu perumusan ideologi yang jelas bagi sastra Islam menjadi urgen tidak saja untuk eksposisi identitas Islam akan tetapi justru untuk missi perubahan: meruntuhkan Planet Senin dan kemudian memancangkan Panji Kalimah Tauhid

Selengkapnya disini

Nilai Ekonomi Informasi (Rep. UINJ)

Teknologi tidak akan pernah mampu menilai kelayakan sebuah informasi, menemukan sumber alternatif, dan memahami konteks mengapa sebuah informasi dibutuhkan. Teknologi tidak dapat menafsirkan perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi meskipun dapat membantu memenuhinya. Namun untuk dapat melaksanakan peran atau fungsi pustakawan masa kini, menurut Sudarsono, pustakawan perlu memiliki kemampuan khusus, yaitu kompetensi profesional dan kompetensi personal. Kompetensi profesional menyangkut pengetahuan yang dimiliki pustakawan khusus dalam bidang sumber daya informasi, akses informasi teknologi, manajemen dan riset, serta kemampuan untuk menggunakan bidang pengetahuan sebagai basis dalam memberikan layanan perpustakaan dan informasi. Ekonomi informasi menjadi perbincangan dikarenakan meningkatnya peran informasi dalam perekonomian, khususnya setelah informasi tidak lagi sekedar pelengkap dalam perekonomian saja, tetapi merupakan sumber ekonomi yang penting.

Selengkapnya disini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar di pondok pesantren terhadap prestasi belajar santri. Sampel penelitian ini yaitu santri Pondok Pesantren Daar el-Qolam sebanyak 134 santri. Teknik sampling yang digunakan yaitu non-probability sampling. Analisis data yang digunakan yaitu Multiple Regression Analysis pacia tamf signijikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar di pesantren, level kelas, asal sekolah dan jenis kelamin terhadap prestasi belajar santri Pondok Pesantren Daar el-Qolam. Kemudian jika dilihat dari koefisien regresi masing-masing 1V, diketahui bahwa hanya terdapat satu 1V yang signifikan pengaruhnya terhadap prestasi belajar yaitu motivasi default (DEF).

Besarnya proporsi varians dari seluruh 1V terhadap prestasi belajar adalah sebesar 14,4%, sedangkan sisanya sebesar 85,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Oleh sebab itu, disarankan pada penelitian selanjutnya untuk meneliti variabel-variabellain diluar penelitian ini yang mempengaruhi prestasi belajar santri pondok pesantren.

selengkapnya disini
Tujuan dari pendidikan akhlak ialah untuk membentuk orang-orang yang bermoral baik, keras kemauan, sopan dalam berbicara dan perbuatan, mulia dalam tingkah laku dan perangai, bersifat bijaksana, sempurna, sopan, dan beradab, ikhlas, jujur dan suci. Pendidikan akhlak menghendaki agar pendidik (pengasuh) mengikhtiarkan cara-cara yang bermanfaat untuk pembentukan adat istiadat, kebiasaan yang baik, yang ditanamkan di dalam hati nuraninya, menguatkan kemauan untuk berdisiplin, mendidik pancaindranya dan membiasakan berbuat baik, menghindari setiap kejahatan. Sebab, menurut asas ilmu jiwa, dijelaskan bahwa kehidupan manusia banyak dipengaruhi unsur-unsur hewani. Kecenderungan manusia dalam melakukan akhlak baik atau buruk, merupakan bentuk dari proses, dari baik ke buruk dan kembali lagi ke baik, atau tetap dalam keburukan dan dari baik tetap kepada yang baik. Proses inilah yang sebenarnya sangat berperan dalam membentuk terminal akhir dari kecenderungan manusia. Proses ini yang kemudian dijadikan oleh para ahli pendidikan untuk mengonsep agar manusia tetap bertahan dalam kebaikan, yaitu melalui pendidikan. Inilah letak urgensi pendidikan akhlak tersebut, terutama anak-anak, sebab untuk mewujudkan generasi yang berakhlak mulia, cara yang paling efektif adalah dengan pendidikan. Dan tulisan ini berutujuan untuk memerkuat pentingnya proses pembentukan akhlak anak.

Selengkapnya download disini

Revolusi Mental Bangsa Melalui Pendidikan Islam

Ujian hidup di setiap zaman berbeda beda. Bentuk dan tantangannya pun tidak sama. Setiap anak bangsa seharusnya dipersiapkan agar mampu hadapi hidup dengan penuh tanggung jawab. Berjalan sesuai nilai nilai kemanusiaan. Banyak cara yang dapat dilakukan agar setiap individu anak bangsa memiliki mental baik. Hal yang perlu dibekali dan ditanamkan pada anak bangsa adalah mental yang kuat. Dengan mental yang baik, setiap individu.

Tulisan ini ingin menawarkan pembinaan mental melalui pendidikan islam. Tidak dipungkiri dewasa ini banyak alternatif pembinaan mental yang ditawarkan oleh para ahli. Baik dari negeri timur maupun barat. Meski demikian, tidak ada yang mengingkari bahwa pendidikan islam adalah cara terbaik dalam membina mental manusia. Bagaimana tidak, awal Islam datang pada masyarakat yang sangat buruk akhlaknya. Seiring datangnya ajaran islam, mebaiklah mental dan perilaku masyarakat pada saat itu.

Baca selengkapnya disini